Manado, BeritaEksklusif – Di atas pasir pantai yang telah menyaksikan aksi-aksi heroik, Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sulawesi Utara, Hardinan Jodi Sangkoy, S.T, secara resmi menutup tirai lomba Gulat Pantai perdana, Sabtu (7/3/2026).
Namun yang ia sampaikan justru mengejutkan: kemenangan bukanlah segalanya.
“Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kita telah menyaksikan pertandingan-pertandingan yang seru, penuh semangat sportivitas, dan menampilkan kekuatan serta teknik terbaik dari para pegulat pantai kita,” buka Hardinan dalam sambutannya yang penuh khidmat.
Baca Juga: Sukses Gelar Lomba, Mourice Sihombing Dorong Lahirnya Bibit Atlet Pantai Baru di Sulawesi Utara
Ia mengajak seluruh hadirin menengadah ke langit bersama-sama.
“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kegiatan Gulat Pantai pada hari ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses hingga tiba di penghujung acara. Yang membuat penutupan ini berkesan adalah pesan mendalam Sangkoy kepada para atlet,” ujar Hardi.
“Kepada para juara dan pemenang, kami ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Namun, kami juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat juang,” tegasnya.
Pasir pantai Manado, menurutnya, bukan sekadar arena. “Pasir pantai yang menjadi arena pertandingan telah menyaksikan keringat, tekad, dan perjuangan setiap peserta dalam merebut kemenangan.”beber Sangkoy.
Lebih dalam lagi, Hardinan mengungkapkan filosofi yang jarang terdengar di event kompetitif.
“Kemenangan bukanlah segalanya, melainkan proses, pengalaman, dan persahabatan yang terjalin dalam kegiatan ini adalah nilai yang jauh lebih berharga.”ungkap Sangkoy.
Tak lupa, pria yang juga menjabat sebagai sekretaris ini mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras, para wasit dan juri yang menjalankan tugas dengan jujur dan adil, serta semua pihak pendukung. Sebagai penutup, ia mengajak semua pihak menjaga warisan berharga ini.
“Semoga kegiatan Gulat Pantai ini dapat terus berkembang dan menjadi ajang unjuk gigi bagi para atlet gulat pantai di masa mendatang. Mari kita jaga dan lestarikan olahraga tradisional ini sebagai bagian dari warisan budaya kita.” tandas Sangkoy.
Perlombaan yang berlangsung meriah tersebut sebelumnya telah mendapat apresiasi positif dari pengurus KONI Kota Manado. (Red)








Tidak ada Respon